Archive

Archive for the ‘Teori Desain Grafis’ Category

Channels Photoshop untuk Proses Cetak

August 15th, 2009 2 comments

Channnels pada Photoshop secara Default adalah RGB dan tampilan perchannelsnya adalah hitam putih. Untuk mengubah tampilan tiap channels berwarna  pilih Menu Edit>Preferences>Interface kemudian beri tanda cek pada kotak “show channels in color”.

preferences display channels

Tiap channels punya sudut dot yang berbeda-beda untuk separasi color cetaknya. Untuk proses cetak separasi biasanya channelsnya di ubah menjadi CMYK (Cyan Magenta Yellow Black). Channel Cyan untuk tinta warna biru (untuk pengertian sederhana), magenta untuk tinta warna merah (pink), yellow untuk tinta kuning, dan black (yang di lambangkan dengan huruf K karena lambang B untuk warna Blue) untuk tinta warna hitam.

Untuk mengnonaktifkan tampilan channels klik tanda mata hingga tak nampak  pada panel channels.

contoh menonaktifkan channels Yellow.

channels panel

contoh image yang Channels Yellownya tidak aktif

channel tanpa yellow

Grafik Vektor VS Grafik Bitmap

July 28th, 2009 1 comment

DotD dunia Cetak atau Design Grafis kita sering menemui isitilah Grafik Vektor dan grafik Bitmap, namun bagi orang awam hal itu mungkin belum begitu bisa dipahami.

Graphic Vector

Grafik Vektor merupakan image  yang dibuat berdasarkan unsur garis dan titik. Gabungan dari beberapa titik tersebut akan membentuk garis yang akhir bisa berbentuk suatu obyek ataupun gambar. Grafik Vector tidak tergantung Resolusi sehingga diperbesar berapapun akan menghasilkan kualitas cetak yang sama baik. Walaupun gambar vektor di document kita perbesar biasanya perbesaran size filenya tidak begitu signifikan. Grafik Vektor ini biasanya digunakan untuk membuat LOGO. Namun grafik vektor juga bisa di convert menjadi grafik bitmap. Contoh beberapa software grafis yang bisa untuk mengolah vector adalah Macromedia Freehand, Adobe Illustrator atau Coreldraw. Format Grafik Vektor bisa berextension AI, EPS,FH.

Graphic Bitmap

Image bItmap atau yang sering didunia repro/Desain grafis merupakan raster yang terdiri dari kumpulan titik pixel untuk membentuk image. Gambar Bitmap tergantung dengan resolusi biasanya ukuran resolusi dinyatakan dengan DPI (Dot perInch),sehingga kualitas image akan menurun jika image mengalami skala perbesaran. jika misalkan image Bitmap dengan ukuran 10 cm x 10 cm dengan resolusi 300dpi kemudian di publikasi desain diperbesar sampai 4x image tersebut pada hasil cetak LPI 150 akan nampak “bergerigi”, Blur dan tidak halus. Contoh software pengolah Grafik Bitmap adalah Photoshop atau Corel PhotoPaint.

Fungsi Ruang Kosong

July 26th, 2009 2 comments

desain ruang kosongPada suatu desain grafis ada suatu istilah yaitu “ruang kosong”. Lalu apa yang dimaksud ruang kosong tersebut?, ruang kosong merupakan ruang yang dimana pada elemen desain merupakan ruang terbuka yang biasanya space yang tidak terisi dengan image ataupun teks dengan kata lain ruang kosong adalah ruang pemisah tapi tetap sebagai pemersatu dari elemen pada suatu desain grafis. Ruang kosong bisa ditemukan di antara teks atau elemen image. ruang kosong ini sangat berpengaruh dengan dalam suatu layout desain, oleh sebab itu pertimbangkan seberapa banyak ruang kosong yang tersedia. Kemudian jangan sampai ruang kosong tersebut menjadikan desain secara layout gambar dan teks tidak bekerja sama. ruang kosong misalnya bisa terdapat antara Judul dan konten suatu desain. ruang kosong harus berfungsi sebagai:
1. Tempat melepas lelah mata
2. Menghubungkan anatar elemen pada suatu layout
3. membuat desain tampak dinamis
4. Mempermudah pemahaman teks
5. Menegaskan suatu elemen tertentu

Categories: Teori Desain Grafis Tags: