Cara memilih Nama Blog/Domain
Mungkin bagi yang baru di dunia blogging seperti saya untuk memilih nama domain (istilah domain saja baru dengar seringnya dengar istilah www dot com) agak mengalami kesulitan. Apalagi untuk sekarnag rasanya semua nama domain yang cantik (seperti istilah no hp cantik) sudah diborong oleh calo/pengguna blog (seperti tikey saja domain dicalo). Misalnya untuk blog saya tadinya akan mengambil nama domain yang ada hubungannya dengan isi blog seperti desain grafik, design graphic, grafik desain sudah dipakai blog lainnya. Padahal kata master blog untuk nama domain itu sangat penting karena menggambarkan isi blog. Bagi yang ingin membeli nama domain ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan sebelum terlanjur seperti saya.
1. Extension Top Level Domain.
Sampai saat ini masih banyak orang yang mempunyai asumsi bahwa nama website atau blog berakhiran dot com, padahal masih banyak web dengan extension yang lainnya seperti dot net, dot org, dot biz, dot name, dot tv dan masih banyak lagi. Dengan mengambil anggapan seperti itu ada baiknya extension dot com yang diambil dulu, kalau memang sudah tidak ada baru yang lainnya.
2. Mudah diucapkan.
3. Jangan memakai angka untuk menyingkat kata, misal 4 untuk for atau 3 untuk huruf B.
4. Nama domain jangan terlalu panjang.
5. Jangan menggunakan nama domain dengan nama merk yang sudah ada hak cipta bisa-bisa akan menimbulkan masalah dikemudian hari.
6. Sesuaikan nama dengan isi weblog jangan seperti saya nama domain tidak ada hubungannya dengan isi. Misalnya jika web akan berisi artikel tentang jualan komputer nama domainnya bisa tokokomputer, jualkomputer.(7ge5jd49rq) (27bba103f47b970b06465221f7092370)
Akhirnya terlaksana juga mempunyai Personal Blog. Walaupun Blogku jauh dari sempurna tapi setidaknya saya mulai belajar Blog. Untuk mempunyai blog sebelumnya tidak terpikirkan harus mulai dari mana. Setelah memburu bagaimana cara mempunyai dan membuat blog baik lewat online atau dengan membeli buku. Kendala yang saya hadapi adalah ketidakmampuan saya mengerti Bahasa HTML, CSS, PHP atau yang lainnya. Dengan kendala begitu template blog menjadi tidak maksimal untuk tampilan desainnya, karena menggunakan template gratisan hasil dari download. Untuk kedepannya blog ini akan saya isi dengan artikel yang ada hubungan dengan pengalaman saya menggunakan software Desain Grafis dan tehnik Pracetak atau Repro.



